2009-10-21T194556Z_659097707_GM1E5AM0AGQ01_RTRMADP_3_RUSSIA-BABY-KORAN
A Muslim cleric holds baby Ali Yakubov at his house in Kizlyar in Russia’s Dagestan Region, October 19, 2009. A miracle baby has brought a kind of mystical hope to people in Russia’s mostly Muslim southern fringe who are increasingly desperate in the face of violence. From hunchbacked grandmas to schoolboys, hundreds of pilgrims lined up this week in blazing sunshine to get a glimpse of 9-month-old baby Ali Yakubov, on whose body they say verses from the Qur`an appear and fade every few days. Picture taken October 19, 2009.

 

REUTERS/Amir Amirov

dagestan markings on skin
Ali Yakubov’s skin, with Qur`an
Ali Yakubov with mother and father.jpg
Ali Yakubov with his mother and father.

The parents of nine-month-old Ali Yakubov claim the phenomenon began when the word Allah showed up on their son’s chin when he was a few weeks old, British newspapers report.

Other words then started appearing on other parts of his body, including his arms, legs and back, before mysteriously fading away, the parents claim.

“Ali always feels bad when it is happening — he cries and his temperature goes up,” his mother was quoted as saying.

“It’s impossible to hold him when it’s happening, his body is actively moving, so we put him into his cradle … it’s so hard to watch him suffering.”

The marks usually appear each week on a Monday and then again sometime between Thursday and Friday, she claims. Medics at the family’s town in Daghestan province, near Chechnya, are said to be baffled by Ali’s condition.

They have reportedly dismissed speculation someone the words are caused by someone writing on his skin. The phenomenon has reportedly made Ali the subject of religious homage by many locals in the troubled region.

One local MP even hailed Ali as “a pure sign of God.”

“Allah sent him to Daghestan in order to stop revolts and tension in our republic,” Akhmedpasha Amiralaev was quoted as saying.

DALAM BAHASA INDONESIA:

Ayat-ayat Al Quran Tampak pada Kulit Bayi di Rusia?

dailymail
Si bayi Ali Yakubov dalam gedongan ibunya Madina

Selasa, 20 Oktober 2009 | 17:23 WIB
KOMPAS.com — Seorang bayi menimbulkan gelombang spekulasi di Rusia setelah
frase-frase yang diduga ayat Alquran muncul pada kulit tubuhnya. Ayat-ayat ini
dikatakan tampak pada punggung, lengan, kaki, dan perut bayi berusia sembilan bulan
bernama Ali Yakubov sebelum kemudian hilang dan diganti dengan ayat-ayat baru.

Para dokter Rusia ini bingung atas kasus ini. Awalnya ayat-ayat itu muncul pada dagu
si bayi beberapa minggu setelah lahir. Para dokter menyangkal bahwa tanda-tanda itu
ditulis seseorang pada kulit si bayi.

Sang ibu, Madina, mengatakan, dia dan suaminya bukan orang taat beragama sampai
tulisan-tulisan itu muncul. Awalnya, kata Madina, mereka tidak memperlihatkan kepada
siapa pun tulisan-tulisan yang tidak bisa dijelaskan itu sampai akhirnya
mengungkapkan hal itu ke dokter dan imam di desa mereka, yaitu Oktober Merah yang
merupakan kawasan dengan pengaruh Muslim yang kuat.

Saat ini si bayi menjadi fokus perhatian orang-orang Muslim di kawasan tempat
tinggalnya di Provinsi Dagestan yang berdekatan dengan daerah konflik Chechnya di
selatan Rusia. Seorang anggota parlemen lokal, Akhmedpasha Amiralaev, mengatakan,
"Bayi laki-laki ini merupakan tanda dari Allah. Allah menggirimkannya ke Dagestan
untuk menghentikan pemberontakan dan ketengangan di republik kita."

Ibu si bayi mengatakan, "Biasanya tanda-tanda itu muncul dua kali seminggu, pada
hari Senin dan pada malam antara Kamis
 dan Jumat. Ali selalu merasa kesakitan ketika itu muncul. Dia menangis dan suhu
tubuhnya tinggi. Tidak mungkin mengendongnya ketika itu terjadi. Badannya aktif
bergerak, maka kami menempatkan dia pada ayunannya. Sangat sedih melihat dia
menderita." Frase-frase itu, kata Madina, secara teratur bergantian muncul pada
kulit si bayi. 

Seorang imam lokal, Abdulla, mengatakan kepada penduduk bahwa dalam Alquran
dikatakan, sebelum akhir zaman datang, akan muncul orang-orang dengan ayat-ayat
kitab suci pada tubuh mereka.. Dia mengatakan, salah satu tanda yang terbaca
berbunyi, "Jangan sembunyikan tanda-tanda ini dari orang-orang." Kisah bayi dari
Dagestan ini juga telah menarik perhatian media Rusia.
Iklan