ga tau ada inspirasi dari mana.. tapi kata ini kayaknya cocok banget ama kepribadian seseorang yang ga bisa di deskripsikan dan ga ada batasan. menurut sumber yang belum bisa dipercaya .. irrasional dihubungkan dengan istilah matematika yaitu bilangan irrasional, yang berarti bilangan riil yang tidak bisa dibagi (hasil baginya tidak pernah berhenti). Dalam hal ini, bilangan irasional tidak bisa dinyatakan sebagai a/b, dengan a dan b sebagai bilangan bulat dan b tidak sama dengan nol. Jadi bilangan irasional bukan merupakan bilangan rasional. Contoh yang paling populer dari bilangan irasional ini adalah bilangan phi (22/7). Bilangan phi sebetulnya tidak tepat, yaitu kurang lebih 3.14, tetapi

= 3,1415926535…. atau
= 3,14159 26535 89793 23846 26433 83279 50288 41971 69399 37510…

Sejarah

Menurut sejarah, penemu bilangan irasional adalah Hippasus dari Metapontum (ca. 500 SM). Sayangnya, penemuannya tersebut justru menyebabkan ia dihukum mati oleh Pythagoras karena dianggap penganut ajaran sesat.

Filsafat

om Amstrong Sembiring, menulis di kompasiana tentang irasional. menurut beliau pada dasarnya manusia makhluk yang irasional adalah sudah jelas. Inilah yang membedakan kita dengan mesin. Karena itu sepertinya sulit sekali menggapai keadaan equilibrium dalam kedamaian. Mungkin kedamaian yang sifatnya konstan ini hanya akan terwujud bila umat manusia seluruhnya berpikir secara mesin-becoming robo sapiens. Kodrat manusia adalah berpikir irasional (menggunakan perasaan-perasaannya atau purbasangka, sifat egoistik, dan intuisi moralnya yang kadang saling bertentangan dengan yang lain), sehingga ia dapat merasakan kualitas-kualitas hati; seperti cinta, keserakahan, amarah, dendam, iri hati, dan lain sebagainya. Inilah yang sayangnya selalu membuahkan kontradiksi moral.

lihat ciri-ciri-pemilik-daya-irasional


Iklan