sistem informasi di bidang non strategis

Sistem informasi merupakan seperangkat ilmu yang berpotensi mengembangkan : kinerja, informasi, nilai ekonomi, pengontrolan, effisiensi dan pelayanan. itulah teori yang gue dapet di bangku kuliah

hal ini adalah sebuah kemajuan yang amat bermanfaat dari ilmu pengetahuan, agar dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan di dunia nyata.
sistem informasi telah mengalami beberapa kali evolusi, namun tidak lepas dari teknologi pembentuknya yaitu database dan komunikasi jaringan komputer (networking)
bidang-bidang strategis menjadi sasaran utama untuk menerapkan sebuah sistem informasi, seperti pendidikan, penjualan, kesehatan, kepegawaian, pembangunan, distribusi, keamanan, komunikasi, hubungan sosial dan lainnya. seiring dengan inovasi-inovasi baru dibidang teknologi informasi, masing-masing bidang ini semakin maju dalam pengembangan sajian konten-konten pelengkapnya. contohnya fitur video chat pada jejaring sosial facebook dan kuliah jarak jauh atau distance learning

semua hal diatas amat menjamur dan memiliki nilai profit materil, namun adakah sistem informasi yang dibuat dibidang non strategis dan tidak memberikan profit materil tinggi namun berkembang dan bermanfaat?

teknologi informasi yang seharusnya bersifat merata (generalize), sayangnya tidak banyak dicicipi bidang-bidang non strategis. semua kemajuan-kemajuan hanya dapat dinikmati oleh kalangan-kalangan yang memiliki modal sehingga kalangan ‘gaptek’ cuma bisa menonton saja

bila bermanfaat, mengapa semua bidang hingga yang sekecil-kecilnya menerapkannya. padahal teknologi bersifat terbuka, dengan bermacamnya studikasus yang berbeda-beda dapat memperkaya keluaran-keluaran sistem, pemerosesan dan teknik penerapannya. sehingga penemuan-penemuan dari orang terdahulu dapat dimanfaatkan secara maksimal

  1. No trackbacks yet.

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.
%d blogger menyukai ini: