Indonesia memang kaya akan orang-orang berbakat dan pintar. apalagi dibidang seni, ga bisa diremehin tuh, suaranya mbak Uthe (ruth sahanaya), gaya abstaknya affandi, pidatonya bung Karno, atau lukisan realisnya basuki abdullah. semuanya kelas dunia.

Dalam kesempatan kali ini gw mau berbagi cerita dengan teman2 surfer sekalian tentang pelukis masterpiece kita Basuki Abdullah. Yang lukisannya sering gw lihat di dinding-dinding Istana Kebun Raya <waktu masuk open house=gratisan di istana bogor> dan Istana Negara.

Basuki Abdullah adalah tokoh Gerakan Poetra atau Pusat Tenaga Rakyat yang dibentuk pada tanggal 19 Maret 1943. Di dalam Gerakan Poetra ini Basoeki Abdullah mendapat tugas mengajar seni lukis. Murid-muridnya antara lain Kusnadi (pelukis dan kritikus seni rupa Indonesia) dan Zaini (pelukis impresionisme).

Beliau dilahirkan di kota Surakarta , Jawa Tengah pada 25 Januari 1915 dan meninggal 5 November 1993 pada umur 78 tahun. semasa hidup beliau amat terkenal sebagai putera Indonesia yang mengharumkan nama Indonesia.
bagaimana tidak, setelah menamatkan sekolahnya di HIS Solo, Basuki Abdullah muda, memperoleh beasiswa untuk belajar di Akademik Seni Rupa (Academie Voor Beeldende Kunsten) di Den Haag. dan pada masa revolusi, sewaktu penobatan Ratu Yuliana tepatnya pada tanggal 6 September 1948, di Amsterdam diadakan sayembara melukis dan Basoeki Abdullah berhasil mengalahkan 87 pelukis Eropa dan berhasil keluar sebagai pemenang. Sejak itu pula dunia mulai mengenal Basoeki Abdullah.

Selama di negeri Belanda Basoeki Abdullah sering kali berkeliling Eropa dan berkesempatan pula memperdalam seni lukis dengan menjelajahi Italia dan Perancis dimana banyak bermukim para pelukis dengan reputasi dunia.
Basoeki Abdullah terkenal sebagai seorang pelukis potret, terutama melukis wanita-wanita cantik, keluarga kerajaan dan kepala negara yang cenderung mempercantik atau memperindah seseorang ketimbang wajah aslinya. Selain
sebagai pelukis potret yang ulung, diapun melukis pemandangan alam, fauna, flora, tema-tema perjuangan, pembangunan dan sebagainya.

karyanya pernah dipamerkan di Bangkok (Thailand), Malaysia, Jepang, Belanda, Inggris, Portugal dan negara-negara lain. Lebih kurang 22 negara yang memiliki karya lukisan Basoeki Abdullah. Hampir sebagian hidupnya dihabiskan di luar negeri diantaranya beberapa tahun menetap di Thailand dan diangkat sebagai pelukis Istana Merdeka dan sejak tahun 1974 Basoeki Abdullah menetap di Jakarta. (Dwi)

Sekian review saya tentang pelukis yang pernah hidup diatas tanah yang sama dengan yang kita pijak sekarang. mudah-mudahan dimasa mendatang akan hadir basuki abdullah2  baru yang dapat mengharumkan nama bangsa lagi.  Amiin

Iklan