astagfirullahal aziim
selasa kemarin, karena keteledoran gw, dan ke-bengong-an pengemudi kendaraan beroda dua didepan gw. ga sengaja gw nyerempet ban depan motor si bapak x dengan kecepatan 70km/jam, padahal si bapak x sedang asik-asiknya menarik gas pada kecepatan lambat sambil melamunkan sesuatu. yg jelas gw ga merasa nyenggol motor tu bapak, setelah gw menyalip motor tersebut ga lepas satu detik si bapak x tiba2 jatuh tersungkur tak berdaya disertai dengan suara “GEDUBBRAKK..”. gw yang sudah ngacir 20 meter didepan terpaksa berhenti, dibelakang angkot.
memang sempat kepikiran buat langsung ambil langkah seribu aja buat lepas dari musibah yang gw bikin ini. tapi setelah melihat tu bapak ga bangun-bangun, gw jadi tergerak berlari ke arahnya buat menolong dan menyatakan maaf. tapi orang2 yang sengaja mengambil kesempatan dan biasa memperkeruh keadaan, berusaha memanas-manasi si bapak x buat meminta macam2 ke pelaku ‘pencelaka’ alias gw. si bapak yang tadinya hendak mengambil jalur kanan dengan kecepatan lambat terserempet motor gw yang juga mengambil jalur kanan untuk menyalip ke kiri.
sibapak x yang kesakitan karena baru saja jatuh dengan tangan kiri yang salah berpijak, hanya meminta jaminan dari gw untuk bertanggung jawab atas perbuatan gw yang membuat kaca spion lepas dari motor. gw yang saat itu ga bawa hape, ga bawa dompet [sim, stnk, duit] kepaksa nyerahin harta yang paling berharga saat itu, yaitu KTP. sambil berkata kepada bapak tersebut “hanya ini yang saya punya pak”.
setelah sejam kejadian berselang gw kembali kerumah mengambil persiapan untuk membawa bapak tersebut ke dokter alternatif kecelakaan dijalan, alias tukang urut. dengan bekal seadanya gw pasrahkan raga ini untuk menanggung semua hal yang sudah gw perbuat. sambil berlafadz “bismillahi wallahu akbar” gw betot gas gw menuju alamat yang si bapak berikan.

Iklan