Beberapa hari belakangan ini gue dicengin sama temen2 gue ditempat kerja, gara-gara ngasi status yang gajebo di facebook. gue tulisin di dinding gue itu sebuah kalimat berita 9 kata, yang bunyinya begini “kalau memakai surban ini diatas motor, berasa berkuda bersama rasulullah”. kurang lebih beberapa menit, kemudian komentarpun bermunculan. ada yang bilang lebay, ada yang bilang becanda kamu kelewatan lain-lain deh. tanpa gue anggap mereka menjawab status gue dengan serius, gue jawab komentar mereka dengan sedikit bernada bercanda, jualan dan ga serius. “iya, cobain aja! gue punya barang dagangan baru, mau beli ga?”.

Ternyata gue baru nyadar sekarang, ternyata omongan gue emang kelewatan dan ga bener secara nalar. tapi hal ini menarik untuk gue tulis di blog gue ini, kenapa, karena imajinasi dalam beribadah itu perlu lho. kata ahmad dhani aja, “bukan rahasia bila imajinasi, lebih berarti dari sekedar ilmu pasti”. dan bukankah agama adalah masalah kepercayaan pribadi yang melampaui imajinasi sehingga kita menurut dan percaya bahwa ada Dia diatas sana yang selalu melihat kita, dapat memberikan ganjaran siksa Neraka dan kehormatan jabatan penghuni surga setelah kematian didunia.

Gue semakin terhisap kedalam tulisan ini secara total. khayal gue semakin liar melampaui sempitnya ruangan gue menulis. bayangkan bila lo ada disuatu tempat yang luas berwarna kuning pasir. cuaca terik, dan keringat diketiakmu membasahi bagian bawah lengan baju. lidah dan https://encrypted-tbn0.google.com/images?q=tbn:ANd9GcQkAxUipDFlLy_eDycX9sjULAKlV18ha2GQRahCYI3xTHMlIZJiTgtenggorokan mu terasa kering, hingga menelan ludahpun tidak bisa. dirimu duduk diatas kuda hitam yang tidak telalu besar, namun dapat bergerak cepat. gerakan kaki kudamu yang maju dan mundur secara bergantian membuat bokongmu melompat-lompat diatas pelana. angin gurun yang kering itu terasa sejuk saat mengeringkan keringat di baju dan tubuhmu hingga kamu tidak merasa kepanasan.

hembusannya yang memasuki celah-celah lenganmu yang memegang tali kendali kuda membuat badanmu tetap sejuk. hembusannya juga berderu ditelinga, sehingga teriakan dari sisi kanan kiri dan belakang menjadi terdengar samar. pandanganmu hanya melihat kedepan, ya, jauh di depan ada sosok berjubah putih yang memacu kudanya lebih cepat darimu menuntun jalan mu digurun itu. jubahnya yang diterpa angin, karena kecepatan kudanya berlari, terlihat seolah ia sedang terbang layaknya Superman.

ia tidak terpengaruh oleh cuaca panas yang kamu alami, malah tidak nampak setitikpun keringat dipakaiannya. “Ayo ikuti aku, kita akan segera tiba dengan selamat melewati gurun ini” teriaknya kepadaku. tak tau kenapa, hanya suaranya didepan yang terdengar. mungkin akibat aerodinamika yang menghantarkan gelombang suaranya melewati angin. mendengar suaranya aku semakin tenang dan bersemangat. tapi tiba2 ternyata gue tersadar bahwa gue berada diatas jok hitam motor gue, yang jarum spedometernya menunjuk 75Km/h.

hehehe… ternyata khayalan sejenak itu menginspirasi gue buat bikin status yang muluk-muluk itu. khayalan, imajinasi, dan mungkin harapan. kayaknya bisa membuat kegiatan beragama lo menjadi ga ngebosenin. iya gak?. gue pernah menemukan sebuah buku yang berisi doa bertemu Rasulullah. dan pernah coba ngamalin isinya, tapi toh ga bisa mimpiin beliau juga. daripada bermimpi mendingan berkhayal.

bedanya? mimpi itu bisa dapet dari Allah, sedangkan khayalan dari diri sendiri, kreatifitas memodelkan sesuatu didalam pikiran kemudian seolah2 menjadikannya nyata. kalau beriman dengan perasaan happy bawaannya pasti juga happy.

Iklan