settings variable JDK di windows

Sebelumnya gue pingin ngasi informasi dulu tentang asal muasal, mengapa gw membuat tulisan ini.
pada satu kesempatan bos gw yg baik bin cantik itu (bu Nana), memberikan informasi tentang adanya training OL, yang membahas tentang java mobile Gaming, yaudah, gw ikuti perintahnya. dgn mengakses course.jarc.or.id gue daftarkan diri gw, yang papa ini..(halah) selidik punya selidik, ternyata kursus online ini gratis, dan cuma nebus 50,-rebu buat bikin sertifikat.. murah gila khan..?

untuk tugas pertamanya gw disuru bikin tulisan inih,,

monggo koe tiasa maca,,

Setting variable JDK di windows dan cara compile file java di console linux

  1. Setting variable JDK di windows

    anggaplah anda telah menginstall JDK di komputer anda. installasi akan mebuat folder baru pada disk drive anda, pada c:\program files\java\jdk1.6.0_03, atau yang lainnya

didalam folder inilah executable program seperti javac dan java. Untuk memulai program ini dari dos command, anda harus menambahkan nama folder ke jalan variabel, sehingga terlihat seperti ini:

PATH = C:\WINNT\system32; C:\WINNT; C:\jdk1.6.0_03\bin

beberapa path secara otomatis tersetting saat menginstall JDK, tetapi hal ini jarang sekali terjadi

Memodifikasi path

  1. Pada icon my computer di desktop, klik kanan, hingga muncul window system properties
  2. Pilih tab advance klik tombol Environtmental Variables,
  3. Pada window tersebut pada kolom System variables
  4. Periksa dan masukkan variable path, dengan klik  tombol new isikan variable name : JAVA_HOME, dan isikan lokasi JDK di variable value : C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_03. setelah itu klik OK
  5. Masih di kolom system variables, cari variable bernama path lalu klik edit
  6. Tambahkan Variable value berikut, setelah itu OK-OK aja
    • ;%JAVA_HOME%\BIN

nah, semua variabel kita butuhkan telah kita set setelah itu kita bisa mengakses java lewat command prompt, jika anda bingung anda bisa  perhatikan gambar langkah berikut :

    1. Cara compile file java di console linux

    lain windows lain pula linux, linux memiliki struktur yang berbeda dengan windows, di windows kita mengenal command prompt, di linux ada terminal, ikuti langkah berikut untuk mengcompile file java :

  • buka terminal window shell linux, ketikkan LS untuk melihat file-file dan folder yang ada dikomputer
  • masuk ke folder lokasi penyimpanan java program contohnya disini bernama ‘MYJAVA’ yang telah anda buat, dengan mengetik cd MYJAVA
  • pastikan file yang akan anda compile, ada di folder tersebut. lalu ketikan perintah javac hello.java
  • selama peng-compile-an java akan membuat file hello.class
  • jalankan program tersebut dengan mengetikkan java hello

begitulah kiranya petunjuk-petunjuk yang telah saya berikan, kurang lebihnya saya mohon maaf,

wabillahitaufik wal hidayah wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarokaatuh. (gaya zainudin)

Kejayaan masa lampau, bisa kah kembali lagi..?

di masa lalu Imperium Britania (bahasa Inggris: British Empire) adalah suatu imperium kekuasaan yang terdiri dari wilayah-wilayah koloni, protektorat, mandat, domini dan wilayah lain yang pernah diperintah atau dikuasai oleh Britania Raya.

sebelum gue bahasin imperium britania lebih jauh, pada tau ga nih pengertian imperium itu apa…?

Imperium itu sekelompok orang atau negara yang menempati wilayah geografis yang sangat luas dan dipimpin oleh sebuah kekuatan politik yang biasanya di pimpin kaisar ataupun raja dan ratu.

Balik lagi ke bahasan Imperium Britania, dimulai pada akhir abad ke-16 sejalan dengan berkembangnya kekuatan Angkatan Laut Kerajaan Inggris dan merupakan imperium yang paling luas dalam sejarah dunia serta pada suatu periode tertentu pernah menjadi kekuatan utama di dunia. Pada tahun 1922, Imperium Britania mencakup populasi sekitar 458 juta orang, kurang lebih seperlima populasi dunia pada waktu itu, yang membentang seluas lebih dari 33,700,000 km2 (13,012,000 sq mi), atau sekitar seperempat luas total bumi. Akibatnya, pengaruh Britania, terutama Inggris, melekat kuat di seantero dunia: dalam praktik ekonomi, hukum dan sistem pemerintahan, masyarakat, olahraga (seperti kriket dan sepak bola), serta penggunaan bahasa Inggris. Imperium Britania pada suatu masa pernah dijuluki sebagai “kerajaan tempat matahari tak pernah tenggelam” karena wilayahnya membentang sepanjang bola dunia dan dengan demikian matahari selalu bersinar, paling tidak di salah satu dari begitu banyak koloninya.

Nah dari sini kita bisa nyimpulin kenapa bahasa internasional yang kita pake sekarang ini adalah Bahasa Inggris? 1. karena mereka udah mempunyai populasi yang banyak dan tersebar diseluruh wilayah imperium nya yang luas. gimane kabarnya negara kita.. sudah kah kita menyebar atau malah terpusat berkutat di Jakarta ajjah, di Negara sendiri aja masi jadi pendatang.. sigh.. huek. 2. pengaruh pemerintah yang kuat dalam berbagai bidang, seperti hukum, ekonomi, budaya dll. dalam hal ini pemerintah negeri kita sudah memberikan pengaruh yang cukup signifikan dalam hal praktik-praktik tidak terpuji dalam berbagai bidang… haha Sotoy gue dah.. maap ya pemerintah, gue cuma curhat.

Selama Zaman Penjelajahan pada abad ke-15 dan 16, Portugal dan Spanyol memelopori penjelajahan maritim Eropa ke berbagai belahan dunia sekaligus mendirikan wilayah koloni. Iri melihat keberhasilan dan kejayaan yang negara lain peroleh, Inggris, Perancis dan Belanda mulai membentuk koloni dan jaringan perdagangan mereka sendiri di Amerika dan Asia. Namun Inggris berkhianat dan melalui serangkaian kemenangan dalam peperangan pada abad ke-17 dan 18 dengan Perancis dan Belanda membuat Inggris (kemudian bernama Britania Raya setelah bersatu dengan Skotlandia pada tahun 1707) memperoleh wilayah-wilayah koloni yang dominan di India dan Amerika Utara. Tapi Lepasnya Tiga Belas Koloni Inggris di Amerika Utara pada tahun 1787 setelah perang kemerdekaan membuat Inggris kehilangan wilayah koloninya yang paling tua dan paling padat penduduknya.

Lepasnya Amerika Utara membuat perhatian Inggris beralih ke wilayah-wilayah koloni di Afrika, Asia dan Pasifik. Setelah kekalahan Napoleon Perancis pada tahun 1815, Inggris berkesempatan untuk memperluas imperiumnya ke seantero dunia dan menjadi negara imperialis paling berjaya dan tak tertandingi pada waktu itu. Beberapa wilayah koloninya dijadikan sebagai koloni imigran kulit putih dan beberapa di antaranya dijadikan sebagai wilayah domini.

Kebangkitan Jerman dan Amerika Serikat pada akhir abad ke-19 turut menyebabkan pudarnya kejayaan Inggris. Ketegangan militer dan ekonomi antara Inggris dan Jerman adalah penyebab utama Perang Dunia I, ketika Inggris sangat bergantung pada imperiumnya. Perang tersebut telah menyebabkan hancurnya sistem keuangan Inggris dan walaupun Inggris masih merupakan negara dengan wilayah jajahan terluas setelah Perang Dunia I, Inggris tidak lagi menjadi pemimpin perekonomian dan militer di dunia. Perang Dunia II menyebabkan sebagian besar koloni Inggris di Asia Tenggara diduduki oleh Jepang. Meskipun pada akhirnya Inggris dan Sekutu berhasil memenangkan Perang Dunia II, perang ini turut berdampak pada semakin sempitnya wilayah imperium Inggris. Dua tahun setelah perang berakhir, India – koloni Inggris yang paling berharga – memperoleh kemerdekaannya.

Setelah berakhirnya Perang Dunia II, sebagai akibat dari gerakan dekolonisasi negara-negara terjajah, Inggris memberi kemerdekaan pada sebagian besar koloninya. Proses dekolonisasi ini berakhir dengan diserahkannya Hong Kong ke tangan Republik Rakyat Tiongkok pada tahun 1997. Empat belas koloni Inggris yang masih tersisa (disebut dengan Wilayah Seberang Laut Britania) tetap berada di bawah kedaulatan Britania Raya. Setelah kemerdekaan, banyak bekas koloni Inggris yang bergabung dengan Negara-Negara Persemakmuran, yaitu suatu persatuan secara sukarela yang melibatkan negara-negara berdaulat yang didirikan atau pernah dijajah oleh Inggris. Enam belas anggota Persemakmuran mengakui Ratu Elizabeth II sebagai Ketua Persemakmuran sekaligus kepala negara.

Begitulah kisahnya dahulu negara yang telah menjajah negara kita. hingga kemudian satu-persatu jajahannya lepas dari kekuasaannya dan membentuk pemerintahannya sendiri. Bahkan negeri yang dahulu imperialis ini, sempat tergabung dalam persatuan penguat ekonomi, yang kini ingin berdiri sendiri kembali. sanggupkah mereka mengulangi kejayaannya yang telah lalu…? ayo jadi saksi sejarahnya!

<*tulisan denga bahasa yang bener gue catut dari wikipedia, sementara gue cuma nambah2in komen aja.. gue harap lo juga bisa nambahin komennya>

Basic structure of the internet

Sandra E. Poindexter and Joan an Patrick Carey, The Internet Using Netscape Communicator Software, Thomson, 1998

STRUCTURE OF THE INTERNET

__

Networks can also be connected to each other to allow information to be shared between computers on different networks. The Internet, the largest and most famous example of a “network of networks,” is made up of millions of computers linked to networks all over the world. Computers and networks on the Internet are connected by fiber optic cables, satellits, phone lines, and other communication systems, as shown [above].

ini dia m’bahe-eyang’e-bapak’e si Internet

Cuma kopas dari wikipedia lagi..
Sekedar mengingatkan karena siapa kalian bisa liat tulisan inih!!!

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Vint Cerf)

Dr. Vinton Cerf

Vinton Gray Cerf (lahir 23 Juni 1943) adalah seorang ilmuwan komputer kebangsaan Amerika Serikat yang sering disebut sebagai salah satu bapak pendiri Internet, atas peran kuncinya dalam pembuatan protokol TCP/IP yang menjadi basis dari jaringan Internet.

Cerf juga merupakan pendiri Internet Society pada tahun 1992, organisasi yang berperan sebagai organisasi payung bagi berbagai kelompok teknis yang bertugas mengembangkan internet (antara lain Internet Engineering Task Force). Cerf menjabat sebagai ketua Internet Society hingga 1999.

Karier

Cerf lahir di New Haven, Connecticut. Pendidikan sarjana ditempuhnya di Stanford University, di bidang matematika, dan selesai pada tahun 1965. Setelah bekerja sebentar di IBM, Cerf kembali meneruskan studi di University of California, Los Angeles, mengambil studi ilmu komputer, yang diselesaikannya pada tahun 1970 (master) dan 1972 (PhD).

Saat di UCLA lah Cerf berkutat dengan dunia internetworking, mengerjakan ARPANET, jaringan komputer berbasis paket yang pertama. Dalam periode ini, Cerf menulis beberapa RFC. Pada tahun 1972, Cerf menjadi profesor di Stanford University.

Sejarah internet – sekalian remainder darimana lo berasal

cuma kopas, tapi moga jadi remainder buat lo pada, darimana lo berasal…😀 wkwkwkwk

Sebelum Internet muncul, telah ada beberapa sistem komunikasi yang berbasis digital, salah satunya adalah sistem telegraf yang seringkali dianggap sebagai pendahulu Internet. Sistem ini muncul pada abad ke-19, atau lebih dari seratus tahun sebelum internet digunakan secara meluas di tahun 1990-an. Teknologi telegraf sendiri berasal dari konsep yang ada bahkan sebelum komputer moderen pertama diciptakan, yaitu konsep pengiriman data melalui media elektromagnetik seperti radio atau kabel. Namun teknologi ini masih terbatas karena hanya mampu menghubungkan maksimal dua perangkat.

Di era selanjutnya, ilmuwan seperti Claude Shannon, Harry Nyquist, dan Ralph Hartley, mengembangkan teori transmisi data dan informasi, yang menjadi dasar bagi banyak teori di bidang ini. Perkembangan terjadi antara lain dalam bentuk jangkauan yang lebih luas dan kecepatan yang meningkat. Namun kesulitan masih terjadi karena hubungan antara dua alat komunikasi tersebut harus terjadi secara fisik, misalnya melalui kabel. Sistem seperti ini tentu tidak aman karena dapat dengan mudah diputus khususnya saat terjadi perang.

Simbiosis Komputer-Manusia

Pada tahun 1960, J. C. R. Licklider memperkenalkan istilah “Man-Computer Symbiosis” (Simbiosis Komputer-Manusia) dalam karya ilmiahnya. Istilah tersebut ia definisikan sebagai “jaringan komputer yang terkoneksi satu sama lain melalui pita komunikasi lebar yang berfungsi sebagai perpustakaan, dilengkapi dengan teknologi penyimpanan dan pencarian informasi.” Lickdiler bersama seorang ilmuwan lain bernama Welden Clark juga menerbitkan karya lainnya berjudul “On-Line Man-Computer Communication” (Komunikasi Manusia-Mesin Dalam-Jaringan). Dalam karya tersebut, ia menjelaskan tentang bagaimana kehidupan manusia berubah dengan adanya jaringan komputer yang saling terhubung.

Dua tahun kemudian, Licklider mendapatkan tawaran dari Jack Runia untuk bekerja sebagai direktur Information Processing Techniques Office (IPTO), sebuah divisi baru di dalam DARPA. Tujuan dari tim ini adalah untuk membuat jaringan yang menghubungkan tiga komputer utama Departemen Pertahanan Amerika Serikat di Pegunungan Cheyenne, Pentagon, dan SAC HQ. Ia menyetujuinya dan segera membentuk tim yang ia sebut sebagai “Members and Affiliates of the Intergalactic Computer Network” (“Anggota dan Afiliasi Jaringan Komputer Antargalaksi”).

Meski akhirnya Licklider keluar dari IPTO pada tahun 1964, visi tentang jaringan universal yang diajukan olehnya berujung pada terciptanya ARPANET lima tahun kemudian, di tahun 1969. Pada tahun 1973 Licklider kembali memimpin selama dua tahun.

Packet switching

Problem yang muncul pada perkembangan selanjutnya adalah tentang bagaimana menyatukan jaringan fisik yang terpisah menjadi satu jaringan logis. Pada tahun 1960, Paul Baran menerbitkan sebuah penelitian mengenai sistem jaringan untuk militer Amerika Serikat. Sistem ini dirancang untuk dapat bertahan seandainya terjadi perang nuklir. Dengan sistem ini, informasi yang melintas dibagi-bagi dalam bentuk yang lebih kecil, yang disebut sebagai message-block (blok pesan).

Di tempat lain, Donal Davies juga mengembangkan teknologi jaringan yang hampir mirip. Teknologi ini berbasis sebuah sistem yang ia beri nama packet-switching, dengan berbagai kelebihan dibandingkan teknik-teknik sebelumnya, antara lain memiliki utilisasi pita jaringan yang lebih baik dan waktu respon yang lebih cepat dibandingkan sirkuit tradisional. Teori matematis untuk teknologi ini kemudian dikembangkan oleh Leonard Kleinrock dari MIT.

Riset lanjutan kemudian dilakukan oleh Tommy Krash dan Paul Baran. Didanai oleh militer Amerika Serikat, mereka berusaha memanfaatkan sistem message-block yang ditemukan sebelumnya untuk memecahkan masalah kerentanan struktur pada teknologi sistem jaringan yang ada. Kerentanan ini terjadi akibat struktur routing yang terpusat, sehingga bila rusak seluruh sistem akan ikut terganggu karenanya. Message-block memberikan alternatif karena memungkinkan redundansi jaringan.

Daftar kejadian penting

Tahun Kejadian
1957 Uni Soviet (sekarang Rusia) meluncurkan wahana luar angkasa, Sputnik.
1958 Sebagai buntut dari “kekalahan” Amerika Serikat dalammeluncurkan wahana luar angkasa, dibentuklah sebuah badan di dalam Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Advanced Research Projects Agency (ARPA), yang bertujuan agar Amerika Serikat mampu meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi negara tersebut. Salah satu sasarannya adalah teknologi komputer.
1962 J.C.R. Licklidermenulis sebuah tulisan mengenai sebuah visi di mana komputer-komputer dapat saling dihubungkan antara satu dengan lainnya secara global agar setiap komputer tersebut mampu menawarkan akses terhadap program dan juga data. Pada tahun ini juga RAND Corporation memulai riset terhadap ide ini (jaringan komputer terdistribusi), yang ditujukan untuk tujuan militer.
Awal 1960-an Teori mengenai packet-switching dapat diimplementasikan dalam dunia nyata.
Pertengahan 1960-an ARPA mengembangkan ARPANET untuk mempromosikan “Cooperative Networking of Time-sharing Computers“, dengan hanya empat buah host komputer yang dapat dihubungkan hingga tahun 1969, yakni Stanford Research Institute, University of California, Los Angeles, University of California, Santa Barbara, dan University of Utah.
1965 Istilah “Hypertext” dikeluarkan oleh Ted Nelson.
1968 Jaringan Tymnet dibuat.
1971 Anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 buah nodekomputer, yang terdiri atas komputer-komputer untuk riset milik pemerintah Amerika Serikat dan universitas.
1972 Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan International Network Working Group(INWG) dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet. Pembicara pertama dari organisasi ini adalah Vint Cerf, yang kemudian disebut sebagai “Bapak Internet
19721974 Beberapa layanan basis data komersial seperti Dialog, SDC Orbit,Lexis, The New York Times DataBank, dan lainnya, mendaftarkan dirinya

ke ARPANET melalui jaringan dial-up.

1973 ARPANET ke luar Amerika Serikat: pada tahun ini, anggota ARPANETbertambah lagi dengan masuknya beberapa universitas di luar Amerika

Serikat yakni University College of London dari Inggris dan Royal Radar Establishment di Norwegia.

1974 Vint Cerf dan Bob Kahn mempublikasikan spesifikasi detail protokol Transmission Control Protocol (TCP) dalam artikel “A Protocol for Packet Network Interconnection“.
1974 Bolt, Beranet & Newman (BBN), pontraktor untuk ARPANET, membuka sebuah versi komersial dari ARPANET yang mereka sebut sebagai Telenet, yang merupakan layanan paket data publik pertama.
1977 Sudah ada 111 buah komputer yang telah terhubung ke ARPANET.
1978 Protokol TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni Transmission Control Protocol dan Internet Protocol (TCP/IP)
1979 Grup diskusi Usenet pertama dibuat oleh Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, alumni dari Duke University dan University of North Carolina Amerika Serikat. Setelah itu, penggunaan Usenet pun meningkat secara drastis.
Pada tahun ini pula, emoticon diusulkan oleh Kevin McKenzie.
Awal 1980-an Komputer pribadi (PC) mewabah, dan menjadi bagian dari banyak hidup manusia.
Tahun ini tercatat ARPANET telah memiliki anggota hingga 213 host yang terhubung.
Layanan BITNET (Because It’s Time Network) dimulai, dengan menyediakan layanan e-mail, mailing list, dan juga File Transfer Protocol (FTP).
CSNET (Computer Science Network) pun dibangun pada tahun ini oleh para ilmuwan dan pakar pada bidang ilmu komputer dari Purdue University, University of Washington, RAND Corporation, dan BBN, dengan dukungan dari National Science Foundation (NSF). Jaringan ini menyediakan layanan e-mail dan beberapa layanan lainnya kepada para ilmuwan tersebut tanpa harus mengakses ARPANET.
1982 Istilah “Internet” pertama kali digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai protokol universal untuk jaringan tersebut.
Name servermulai dikembangkan, sehingga mengizinkan para pengguna agar dapat terhubung kepada sebuah host tanpa harus mengetahui jalur pasti menuju host tersebut.
Tahun ini tercatat ada lebih dari 1000 buah host yang tergabung ke Internet.
1986 Diperkenalkan sistem nama domain, yang sekarang dikenal denganDNS (Domain Name System) yang berfungsi untuk menyeragamkan sistem pemberian nama alamat di jaringan komputer.

Kejadian penting lainnya

Tahun 1971, Ray Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, ikon “@” juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat.

Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.

Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.

Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.

Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.

Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau World Wide Web.

Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan pada tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Pada tahun yang

sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator.

  1. ^ Leonard Kleinrock (2005). The history of the Internet. Diakses May 28, 2009.

sumber : copas wikipedia

Seandainya bab Pendahuluan bisa seperti ini

– Silakan berkomentar bila dirasa perlu –

Pemilihan topic karya akhir ini dilatarbelakangi oleh rasa ingin tahu penulis terhadap persaingan yang terjadi di industri telekomunikasi seluler di Indonesia. Kini seiring berkembangnya teknologi hanya terdapat tiga pemain besar yang mampu mengimbangi jalannya teknologi 4G yang memiliki kualitas layanan data yang lebih baik dengan bandwith yang besar.

Dilain pihak terdapat google, sebuah perusahaan raksasa global yang tengah mengembangkan project google loon yang digadang-gadang mampu memberian cakupan jaringan coverage yang lebih besar dengan biaya yang lebih rendah. Hal ini merupakan ancaman bagi perusahaan telekomunikasi seluler kita. Apakah ancaman ini tidak perlu di respon dengan serius atau kah harus dilakukan langkah-langkah strategis mempersiapkan persaingan menghadapi perusahaan raksasa internet dunia. Yang menawarkan kemudahan dan akses yang lebih baik bagi pelanggan.

Jika dipandang dari sudut konsumen, maka hal ini tentunya sangat menarik dan menguntungkan. Namun dari sisi perusahaan, semua investasi besar-besaran dalam pengadaan perluasan coverage akan menjadi sia-sia. mau dikemanakan kontrak-kontrak dengan para pembuat tower itu.

Belakangan ini Google mengkonfirmasi bahwa mereka akan menyewakan layanan project loon mereka, kepada perusahaan telekomunikasi lokal.  Hal ini dapat membuat beberapa pemain lokal dapat bernafas lega. Setidaknya hingga kini google belum mengakuisisi perusahaan telekomunikasi lokal dan memproduksi perlengkapan khusus untuk mengakses Jaringan Loon nya.

Yang terbaik adalah para perencana strategis tetap mempersiapkan berbagai kemungkinan yang ada. Mengingat hidup mati perusahaan berada ditangannya. Tindakan yang terbaik adalah melakukan tindakan prefentif dengan mempertimbangkan beberapa scenario-skenario yang mungkin.

Penelitian ini menyajikan, beberapa perusahaan telekomunikasi yang tidak dapat melanjutkan usahanya kembali karena tidak dapat mengikuti teknologi dan persaingan-persaingan yang ada. Smart telah bergabung dengan mobile 8, menjadi smartfren. Axis di beli oleh exel. satelido di integrasikan dengan IM2. Sementara esia milik bakrie Telkom kini tidak terlihat promosinya di media.

Gejala-gejala ini membuat penulis cukup tergelitik, apakah yang terjadi pada industry telekomunikasi seluler di Negara kita? Apakah perusahaan-perusahaan ini akan gulung tikar..? terlebih jika google ikut turut meramaikan pasar mobile telecommunication, dimana ia telah menguasai 4 milyar pengguna ponsel pintar android di jagad raya ini?

Apakah ada pengaruhnya antara project yang dilakukan google dengan pasar telekomunikasi didalam negeri ?

mungkin altman z score dapat menjawab resiko kebangkrutan perusahaan telekomunikasi, tapi bagaimana menjawab langkah yang harus di ambil…

Tunggu ulasan penulis berikutnya, setelah mendapatkan wangsit…

silakan berkomentar bila dirasa perlu

Mencoba posting dari word

Hehe dimalam valentine ini gue Cuma berduaan aja ama si magenta, laptop bernada pink yang baru gue beli dua hari yang lalu, dan mencicip semua fitur-fitur yang ditawarkan windows. Biar ga gaptek, gue kemarin udah nyoba aktifin voice recognition, terus hari ini baru aktivasi windows dan mencoba langsung posting ke blog gue yang apa adanya ini.

Balik kuliah ampe jam 6 sore tadi gue manfaatin buat nonton film guardian of galaxy, menghindari ke betean mengarungi jalan dijakarta pada jam-jam sibuk buat pulang ke rumah. Baju kotor hasil ngendok di kosan selama seminggu udah siap gue buntel dengan plastik merah ajaib, yang melindunginya dari hujan lebat yang seminggu lalu mengguyur jakarta tanpa ampun.

Budaya kerja dan organisasi rusia di Kaspersky lab – Save the World from Malware

Budaya kerja dan organisasi rusia di Kaspersky lab – Save the World from Malware

 

 

Kaspersky lab – Save the World from Malware

Bagaimana perusahaan besar dapat bertahan selama puluhan bahkan ratusan tahun menjadi pertanyaan yang terus diteliti oleh banyak pemimpin organisasi/perusahaan diseluruh dunia. Para pakar manajemen mengemukakan banyak factor utama yang menentukan sebuah perusahaan besar untuk bertahan dalam kesuksesan, dan yang menjadi factor utama adalah Budaya organisasi/Corporate culture. Hopstede (Deresky, 2000), mendefinisikan budaya organisasi sebagai keseluruhan pola pemikiran, perasaan dan tindakan dari suatu kelompok social yang membedakan dengan kelompok sosial yang lain.

Berdasarkan budaya organisasi negaranya, terdapat empat dimensi budaya, yaitu : individu-kolektif (Individualism-collectivism), jarak kekuasaan (power distance), maskulin-feminin (masculinity-feminity), penghindaran ketidakpastian (un certainty avoidance ). Budaya Rusia sangat menarik untuk dibahas. dalam budaya organisasi Rusia, dimensi Individu-kolektif terasa amat dominan. Pengaruh Komunisme masih sangat membekas hingga memasuki lini binis dan ekonomi.

Individualisme berarti kecenderungan akan kerangka sosial dalam masyarakat dimana individu dianjurkan untuk menjaga diri mereka sendiri dan keluarga dekatnya. Kolektivisme berarti kecenderungan akan kerangka sosial yang dimana individu dapat mengharapkan kerabat, suku, atau kelompok lainnya melindungi mereka sebagai suatu loyalitas mutlak. Masalah dalam dimensi ini adalah derajat kesaling-tergantungan suatu masyarakat diantara anggota-anggotanya menjadi sangat tinggi.

Begitu juga pada tampuk kekuasaan, merupakan suatu ukuran dimana anggota dari suatu masyarakat harus menerima bahwa kekuasaan dalam lembaga atau organisasi didistribusikan secara tidak merata. Hal ini mempengaruhi perilaku anggota masyarakat yang kurang berkuasa dan yang berkuasa. Orang-orang dalam masyarakat yang memiliki kekuasaan besar menerima tatanan hirarkis dimana posisi kekuasaan tidak lagi memerlukan justifikasi.

Sementara orang-orang dalam masyarakat dengan kekuasaan kecil menginginkan persamaan kekuasaan dan menuntut justifikasi atas perbedaan kekuasaan. Isu utama atas dimensi ini adalah bagaimana suatu masyarakat menangani perbedaan diantara penduduk ketika hal tersebut terjadi. Hal ini mempunyai konsekuensi jelas terhadap cara orang-orang membangun lembaga dan organisasi mereka.

Dalam kesempatan ini kami memaparkan budaya perusahaan Rusia yang kini memiliki keunggulan dalam bidang teknologi IT. Yaitu Kaspersky Lab, bagaimana Kaspersky melakukan kaderisasi dan mengelola sumberdaya manusia bagi organisasinya.

Kaspersky Lab adalah salah satu perusahaan Internet Security swasta terbesar di dunia, yang memberikan perlindungan yang komprehensif terhadap semua bentuk ancaman IT seperti virus, spyware, hacker dan spam. Perusahaan menciptakan produk pertahanan komputer sebanyak lebih dari 300 juta sistem di seluruh dunia, termasuk rumahan dan pengguna ponsel, usaha kecil dan menengah dan perusahaan besar. Teknologi Kaspersky juga digunakan dalam produk dan jasa dihampir 100 industri terkemuka seperti, jaringan, komunikasi dan aplikasi vendor solusi IT. Kaspersky Lab bermarkas di Moskwa, Rusia dengan kantor cabang regional di Jerman, Perancis, Belanda, Inggris Raya, Polandia, Romania, Swedia, Jepang, Cina, Korea dan Amerika Serikat. Dengan pendapatan    mencapai US$612 juta naik 14% dan jumlah karyawan lebih dari 2.400 ditahun 2011.

Menurut hasil survey Glassdor.com, gaji rata-rata di Kaspersky Lab adalah $ 77K. Sebanyak 7 karyawan Kaspersky Lab memberikan perusahaan rating kepuasan gaji rata-rata 3,9 dari 5.

Manajemen Kaspersky Lab

Kaspersky memiliki misi “Save the World from Malware” selamatkan dunia dari malware, dan misi ini juga yang sangat mencerminkan isi dari struktur organisasi utama dari kaspesky lab. Selain direksi yang juga merupakan ahli dibidang ilmu computer, manajemen dan security expert seperti yang disiratkan dalam uraian berikut ini

 

Jajaran Direksi Kaspersky Lab

Natalya Kaspersky
Andreas Lamm
Chairman Managing Director, Kaspersky Lab Europe
Alexey De Mont De Rique
Garry Kondakov
Non-executive Director Managing Director, Kaspersky Lab EEMEA
Eugene Kaspersky
Stephen Orenberg
Chief Executive Officer Managing Director, Kaspersky Lab Americas
Eugene Buyakin
Harry Cheung
Chief Operating Officer Managing Director, Kaspersky Lab Asia-Pacific

 

Jajaran direksi perusahaan ini diisi oleh orang-orang yang telah mengembangkan Kaspersky sejak awal berdirinya. Seperti Natalya Kaspersky adalah istri dari Eugene Kaspersky. Natalya Kaspersky lulus dari Institut Teknik Elektro Moskow pada tahun, ia bertemu Eugene di Kantor Pusat desain Ilmiah Rusia. Suaminya, Eugene Kaspersky lulus dari Institut Kriptografi, Telekomunikasi dan Ilmu Komputer. Dari tahun 1991 ke 1997 Eugene bekerja di Pusat Teknologi Informasi KAMI di mana dia mengembangkan proyek antivirus AVP dengan sekelompok asosiasi. Eugene Kaspersky mendirikan Kaspersky Lab pada tahun 1997, dan pada tahun 2007 Eugene menjadi CEO Kaspersky Lab. Lalu Alexey ia bergabung dengan Eugene Kaspersky di tahun 1991, yang mengembangkan proyek antivirus AVP di Pusat Teknologi Informasi Kaspersky.

Sementara itu jajaran COO dan managing director yang dibagi kedalam beberapa wilayah seperti eropa, amerika, afrika, timur tengah dan asia-pasifik dipercayakan kepada para professional yang berpengalaman. Seperti Eugene Buyakin, yang bergabung pada tahun 1999 sebagai direktur keuangan dan memantau periode catatan pertumbuhan dari penjualan dan operasi perusahaan. Dari tahun 2003 sampai 2008, Andreas Lamm menjabat sebagai Direktur Eksekutif kantor Kaspersky Lab untuk Jerman, Austria dan Swiss sementara Harry Cheung adalah Managing Director Beijing Glorysun Technology Co, distributor tunggal untuk Trend Micro di Cina. Garry Kondakov lulus dari Moskow State University dengan jurusan fisika, yang kemudian menyelesaikan pascasarjananya di Universitas Fakultas Matematika dan sibernetika komputer. Lalu Stephen Orenberg yang sebelum bergabung dengan Kaspersky, menjadi presiden dari perusahaan antivirus Sophos, Inc. Orenberg juga menjabat sebagai presiden di Netguard, Inc.

Jajaran Manajemen Kaspersky Lab

 

 

Eugene Kaspersky
 

Marina Alekseeva
CEO and Chairman Chief Human Resources Officer
 

 

Garry Kondakov Stephen Orenberg
Chief Sales and Marketing Officer Strategic Advisor
 

Andrey Tikhonov Alexey De-Monderik
Chief Operating Officer Corporate Advisor
 

Nikolay Grebennikov
Chief Technology Officer

 

Dilihat dari dan asal pendidikannya, jajaran manajemen Kaspersky lab, berasal dari Universitas Moscow. Sepertinya Natalia Kaspersky sangat menghargai almamaternya. Terlihat dari profil baground studi Nikita Shvetsov, Garry Kondakov, Nikolay Grebennikov dan Alexey De-Monderik adalah lulusan dari Universitas yang sama. Selebihnya berasal dari akademi militer rusia, dan professional berpengalaman.

Seperti Andrey Tikhonov yang telah bekerja di industri IT sejak tahun 1989, ketika ia memulai karirnya di sebuah lembaga penelitian dari Kementerian Pertahanan Rusia, naik ke pangkat letnan kolonel. Sementara Marina Alekseva bergabung Kaspersky Lab di 2008 sebagai Deputi Direktur SDM. Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang SDM, termasuk industri TI. sebelumnya ia bekerja untuk T-Systems CIS (Deutsche Telekom AG) dan UniCredit Bank, naik dari manajer SDM untuk posisi manajerial senior. Dan Stephen Orenberg, presiden Kaspersky Lab Amerika Utara dan Advisor Strategis sejak Januari 2012. Dia telah menjadi kepala operasi Amerika Utara perusahaan sejak tahun 2005. Tanggung jawabnya meliputi penjualan perusahaan, pemasaran, pengembangan bisnis, dan fungsi layanan pelanggan di wilayah tersebut.

Dalam susunan ini terlihat bahwa beberapa orang yang berada pada jajaran direksi tetap terdaftar juga sebagai jajaran manajemen, seperti Alexey De-Monderik, Stephen Orenberg, dan tentunya Eugene Kaspersky. Dengan adanya ketiga orang ini, sangat dapat dipastikan bahwa arahan direksi akan dapat tersampaikan kepada jajaran manajemen dengan mudah.

 

Jajaran staff ahli Kaspersky Lab

Costin Raiu David Emm Ryan Naraine Stefan Tanase
Director, Global Research & Analysis Team Senior Regional Researcher, UK, Global Research & Analysis Team Head of Global Research & Analysis Team, USA Senior Security Researcher, EEMEA, Global Research & Analysis Team
Sergey Novikov Christian Funk Roel Schouwenberg Sergey Golovanov
Deputy Director, Global Research & Analysis Team Virus Analyst, Central Europe, Global Research & Analysis Senior Researcher, Americas, Global Research & Analysis Team Malware Expert, EEMEA, Global Research and Analysis Team
Vladimir Zapolyansky Nicolas Brulez Kurt Baumgartner Denis Maslennikov
Deputy Director, Global Research & Analysis Team, Head of Technology Positioning Senior Malware Researcher, France, Global Research & Analysis Team Senior Security Researcher, Americas, Global Research and Analysis Team Senior Malware Analyst, EEMEA, Global Research and Analysis Team
Aleks Gostev David Jacoby Dmitry Bestuzhev Vitaly Kamluk
Chief Security Expert, Global Research & Analysis Team Senior Security Researcher, Global Research & Analysis Team Head, Global Research and Analysis Team, Latin America Chief Malware Expert, Russian Global Research & Analysis Team
Marco Preuss Vicente Diaz Fabio Assolini Michael Molsner
Director, Europe, Global Research & Analysis Team Senior Malware Analyst, Spain, Global Research & Analysis Team Senior Security Researcher, Global Research and Analysis Team, Latin America Regional Researcher, Japan


Threat Research

Nikita Shvetsov

Vice-President, Threat Research Unit

 

Data Loss Prevention Research

Valery Boronin

Director, DLP Unit

Data, Streaming & Filtering Research

Darya Gudkova

Head of Content Analysis & Research

 

 

Anti-Malware Research

Oleg Ishanov

Director, Anti-Malware Research Unit

 

Denis Nazarov

Head of Anti-Malware Research, USA

 

Mikhail Pavlyushchik

Security Expert, Anti-Malware Research, USA

 

Oleg Zaitsev

Lead Technical Specialist, Complex Threat Analysis Group

 

 

Kaspersky memiliki sejumah tim ahli dan periset yang di kelompokan menjadi Global Riset dan analis, Threat Research, Data Loss Prevention Data, Streaming & Filtering Research, dan Anti-Malware Research. Tim ini tersebar diseluruh dunia dan merupakan tim inti dari pengembang software antivirus terbaik ini. Semuanya di pimpin oleh satu pimpinan Analis yaitu Eugene Kaspersky sendiri. Dan mayoritas dari tim ahli ini juga adalah lulusan Univesitas Moscow.

 

Values Kaspersky Lab

Keyakinan kasperky Lab dalam pengembangan dan inovasi yang terus-menerus telah menjadi bagian dari pekerjaan mereka. Yang selalu ditanamkan dalam atmosfer kekeluargaan dan tim nya yang bersahabat, dimana setiap orang selalu siap membantu. Inilah yang merefleksikan Corporate value mereka :

Fellowship Berbagi minat, pengalaman, aktifitas, dll yang sama.
Authenticity Jadilah diri sendiri, jadilah khas, dapat dipercaya, dan terbukabagi dirisendiri dan orang lain
Mastery Gunakan Kemampuan dan keahlian yang dimiliki untuk menjadi ahlinya
Improvisation Bebaskan diri (dan orang lain) untuk berfikir secara berbeda!
Localability Menerima cara lokal dalam melakukan bisnis di tingkat global
Intrapreneurship Bekerja dengan cara yang baru tanpa diminta.
Aiming high Menjadi orang yang merubah dunia, yang berupaya mejadikan dunia lebih baik dari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini.

Keseluruhan values diatas membentuk kata FamiliA, yang merupakan bahasa latih dari Keluarga. Ini bukanlah suatu kebetulan, kekeluargaan juga merefleksikan kultur perusahaan Kaspersky Lab

Kesimpulan penulis:

  • Mayoritas Jabatan Penting di Kaspersky Lab adalah Lulusan Universitas Moscow, hal ini kembali kepada values dari perusahaan yaitu FamiliA. Yang berarti ikatan keluarga yang membentuk kultur perusahaan Kaspersky Lab, serta nilai dari budaya kerja Individual-Kolektif seperti pada bahasan di awal tulisan.
  • Visi dan arah kontrol perusahaan berada pada pejabat kunci Kaspersky Lab seperti CEO, yang memiliki posisi jabatan hampir di setiap lini organisasi. Terlihat pada Posisi Eugene Kasperky yang menempati posisi, Direksi, Manajemen dan ketua tim Ahli. Juga pada posisi Alexey De-Monderik dan Stephen Orenberg

Rekrutmen Kaspersky Lab

Dengan lebih dari 2400 orang yang bekerja di perusahaan, Kaspersky menerapkan metode umum yang digunakan untuk melakukan perekrutan/kaderisasi karyawan barunya. Berdasarkan website kasperky, terdapat 5 tahapan dalam proses rekrutmen pegawai Kaspersky seperti dibawah ini.

Proses diatas adalah proses umum yang dilakukan semua perusahaan, baik dalam proses publikasi, seleksi hingga proses akhirnya yaitu penawaran kerja. Maka terlihat bahwa Kasperky tidak memiliki metode khusus dalam merekrut karyawan baru.

Namun pada artikel The St. Petersburg Times Edisi # 1753 dituliskan oleh Olga Kalashnikova, pengalaman direktur keuangan sebuah perusahaan besar yang pindah ke Swiss dari Rusia dan menghadapi kesulitan dengan staf yang tidak siap untuk bekerja satu menit pun melebihi jam 05:00, meskipun terdapat pekerjaan yang mendesak yang harus dilakukan. “Pekerja di Rusia biasanya siap untuk tinggal larut malam tanpa menuntut kompensasi apapun. Untuk menjadi sukses, pemimpin ini harus beradaptasi dengan budaya baru atau meninggalkan perusahaan, “.”Banyak perusahaan Rusia yang sadar akan kebutuhan untuk membangun dan memanfaatkan budaya perusahaan yang dinamis sebagai cara untuk mendorong praktik terbaik dan membentuk kepentingan bersama dalam kesuksesan dan kemakmuran,” menurut Yekaterina Ovchinnik, personil direktur Intercomp Global Services, sebuah perusahaan multinasional

Di antara tren Barat yang telah diadopsi oleh budaya perusahaan Rusia perumusan misi perusahaan dan filosofi perusahaan amat diperlukan, yang juga mengungkapkan tujuan utama dari perusahaan. Pemahaman tentang pentingnya keseimbangan kerja / hidup dan keanekaragaman di tempat kerja juga menjadi lebih luas dan penting.

Kepuasan karyawan Kaspersky Lab

Kami mencoba mengumpulkan sumber kajian kepuasan karyawan Kaspersky dari website Glassdor.com yang merupakan salah satu employer & CEO review site terbaik dan paling populer saat ini. Karyawan atau mantan pekerja menilai perusahaan mereka pada skala 1-5 beserta pernyataan setidaknya satu pro dan kontra yang pernah atau tengah bekerja bagi perusahaan tersebut.
berikut adalah hasil review Glassdor terhadap Kaspersky Lab

Dari 88 responden, rata-rata menilai Kaspersky lab sebagai perusahaan dengan rating 3.7 atau di atas nilai tengah. 71% responden merekomendasikannya untuk teman mereka. Pada intinya karyawan dan bekas karyawan dari Kaspersky lab tidak memiliki pengalaman yang buruk terhadap perusahaan ini. Hal ini dapat terlihat dari komentar dibawah ini.

Saat pengujian karyawan baru, Kaspersky juga memiliki kesan yang cukup baik dimata calon pelamarnya. Dari sejumlah responden menyatakan pengalaman yang positif sebanyak 66%.

Kebanyakan dari mereka mengirimkan lamaran secara online, dan menghadapi seleksi dengan tingkat kesulitan test yang standar secara rata-rata. Seperti pada komentar dibawah ini

Karyawan Kaspersky Lab mendapatkan $ 77.500 per tahun rata-rata, atau $ 37 per jam, yang 25% lebih tinggi dari rata-rata gaji nasional sebesar $ 60.000 per tahun. Menurut data dari Careerbliss.com, pekerjaan dengan bayaran tertinggi di Kaspersky Lab adalah Manager Channel Program Pemasaran yaitu sebesar $ 78.000 per tahun, atau sama dengan 936 juta dengan kurs saat ini.

Rata-rata penghasilan karyawan selama 4 tahun terakhir juga menunjukan bahwa adanya peningkatan yang signifikan dari sisi keuntungan perusahaan. Hingga berani menaikkan gaji karyawan yang baru saja pulih dari krisis di 2008.